Yuli dan Putri adalah dua orang adik asuh kami yang cantik. Sudah setahun ini mereka tidak sekolah, kehadirannya di kegiatan belajar tiap sabtu juga timbul tenggelam. Saya sering papasan dengan mereka kalau kebetulan melewati Terminal Blok M sekitar jam 9-an malam. Tidak perlu lagi bertanya mengapa mereka ada disana karena jawabannya sudah jelas. Mereka sedang cari uang.
Hari Minggu kemarin, selesai pelayanan kolektan bersama beberapa kakak asuh lainnya, saya dan kak Merry bertemu Yuli, Putri dan Narti di terminal. Yuli dan Putri segera memberi laporan kalau mereka sudah sekolah lagi. Duh senangnya! Saya wanti-wanti agar mereka jangan merasa minder atau cepat tawar hati jika teman-temannya tidak ramah sementara kak Merry menyuruh mereka cepat pulang karena sudah malam. Jadi teringat pertama kali ketemu mereka di terminal, saya juga ’cerewet-in’ mereka cepat pulang. Dan seperti saya waktu itu, mereka juga memberi jawab yang sama ke kak Merry, ”Nanti kak.. baru jam segini..”. Jam 9-an malam itu baru jam ’segini’-nya mereka. Jam pulang mereka paling cepat jam 10 malam.
Saya tahu tidak baik bagi anak dibawah umur 10 tahun berada dijalanan sampai malam tapi saya juga tahu bahwa Tuhan pasti telah memberikan kekuatan ekstra pada mereka. Saya hanya berdoa agar mereka dapat melanjutkan pendidikan mereka sampai selesai dan dengan perkenanan Tuhan mereka boleh mencapai apapun cita-cita mereka suatu saat nanti.
”Hati-hati dijalan ya kak!”, sahut mereka sambil melambaikan tangan dan tersenyum manis saat kami pamit pulang.
Jakarta, 5 Agustus 2007.
GS.
Senin, 13 Agustus 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar